Warga Sukabumi Resah – Aksi brutal sekelompok orang tidak diketahui( OTK) meresahkan masyarakat di Jalur RA Kosasih, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.
Apalagi pengemudi ojek online( ojol) bernama samaran AN( 28) jadi korban pembacokan dikala menunggu orderan pada Sabtu( 10/ 1/ 2026) dini hari.
saksi mata sekalian rekan korban, RA( 27), menggambarkan detik- detik mencekam dikala penyerangan itu terjalin dekat jam 02. 30 Wib.
” Kejadiannya Sabtu( 10/ 1) dekat jam 02. 30 Wib di Jalur RA Kosasih, tepatnya depan toko hp sudah terjalin penganiayaan yang dicoba oleh yang tidak diketahui berjumlah 4 orang,” ungkap RA dikala dikonfirmasi, Selasa( 13/ 1/ 2026).
Kronologi Warga Sukabumi Resah Oleh Aksi Ini
Serbuan tersebut terjalin secara seketika tanpa terdapat faktor lebih dahulu.
” Seketika pelakon melanda korbannya sahabat aku AN, yang letaknya lagi nunggu orderan,” lanjutnya.
Malam itu, AN ditemani 2 rekannya, ZA( 28) serta RA. Mereka bertiga ialah masyarakat Sukaraja serta Cibeureum yang lagi berkumpul di posisi sambil menunggu AN memperoleh pesanan masuk.
“ Jadi cocok 4 OTK itu tiba kita letaknya bertiga, AN( 28)( korban yang kena bacok), ZA( 28) serta aku sendiri. Kita bertiga itu temenan, kebetulan buat AN itu ia ojol lagi nunggu orderan waktu itu,” tutur RA.
Solidaritas antar sesama rekan kerja pula nampak dari pengakuan RA kalau mereka senantiasa siap mengawal AN bila memperoleh pesanan ke posisi yang jauh.
“ Kita berdua temannya kebetulan lagi nangkring di posisi itu, jika AN bisa orderan jauh tentu kita antar,” jelasnya.
tetapi, ketenangan malam itu berganti jadi teror. Dikala serbuan terjalin, ketiganya berupaya menyelamatkan diri.
Baca Juga : Pelaku Pencabulan Anak Di Jambi Hampir Jadi Bulan Bulanan
Walaupun mereka lari kocar- kacir, para pelakon senantiasa berperan beringas dengan mengganggu sepeda motor AN memakai golok pada bagian jok, lampu, serta bodi motor. Nahas, satu pelakon sukses mengejar AN.
“ Sebaliknya 1 orang pelakon lain sukses mengejar korban( AN) sampai terjatuh serta korban dipukul di bagian kepala balik dengan memakai senjata tajam sejenis golok,” kata RA.
Akibat sabetan senjata tajam tersebut, AN hadapi cedera robek yang sungguh- sungguh di bagian vital.
“ Korban hadapi cedera jahitan bagian kepala balik serta cedera memar- memar akibat jatuh. Aku sama ZA pula turut lari, kita sukses ke SPBU dekat, tetapi AN ini jatuh, pasrah,” bebernya dengan nada pahit.
bagi pengakuan RA, malam berdarah tersebut merupakan kali awal mereka nangkring di kawasan tersebut sehabis berbelanja kebutuhan di swalayan dekat SPBU.
” Baru, waktu itu aja, itu pula aku habis belanja di swalayan dekat SPBU,” lanjutnya.
Telah Dilaporkan ke Polisi
Permasalahan ini sudah dilaporkan secara formal ke Polsek Cikole pada Pekan siang( 11/ 1/ 2026). Korban serta rekan- rekannya berharap pihak kepolisian lekas berperan dengan mengecek rekaman Kamera pengaman di dekat posisi.
Meski AN sudah berada di rumah setelah mendapat perawatan medis, ia belum bisa kembali bekerja. Trauma dan luka fisik masih dirasakannya.
“Korban sudah di rumah, tetapi belum dapat beraktivitas. Kepalanya masih terasa sakit,” ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak kepolisian. Konfirmasi dilakukan terkait motif dan identitas para pelaku.
Situs Indocair yang resmi dan penuh kesempatan menang hari ini!

