Seorang DJ Asal Turki – Halil Sener alias H. S( 26) ditangkap aparat kepolisian di Lapangan terbang Internasional I Gusti Ngurah Rai sehabis kedapatan menyelundupkan 1 kg lebih kokain. Pengungkapan permasalahan peredaran narkotika jaringan internasional ini ialah hasil kerja sama Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali dengan Bea Cukai Lapangan terbang Ngurah Rai.
Seorang DJ Asal Turki Ditangkap Kapolda Bali
Kapolda Bali Irjen Daniel Aditya mengantarkan, penangkapan bermula pada Selasa, 3 Februari 2026 dekat jam 17. 00 Waktu indonesia tengah(WITA), petugas Bea Cukai Ngurah Rai mencurigai seseorang penumpang pria masyarakat negeri asing yang datang memakai pesawat Emirates EK368 dari Dubai.
Kecurigaan tersebut timbul sehabis hasil pemindaian X- ray menampilkan terdapatnya anomali pada tas ransel kepunyaan penumpang.
“ Ditemui satu buah kemasan plastik bening yang di dalamnya berisi serbuk bercorak putih yang ditemui pada bagian bilik balik tas backpack bercorak gelap merk CAT yang dipunyai pria bernama H. S”, terangnya dikala konferensi pers di Polda Bali, Denpasar, Sabtu( 7/ 2/ 2026).
Petugas Bea Cukai setelah itu berkoordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Bali. Dekat jam 19. 00 Waktu indonesia tengah(WITA), regu Ditresnarkoba menghadiri Kantor Bea Cukai Lapangan terbang Ngurah Rai serta melaksanakan penggeledahan terhadap tubuh dan benda bawaan terdakwa.
Hasilnya, polisi menciptakan narkotika kalangan I tipe kokain dengan berat 1. 328, 80 gr brutto ataupun 1. 295, 20 gr netto.
Baca Juga : BMKG Imbau Warga Pacitan Jangan Panik Akibat Gempa Susulan
Modus Operandi
Bagi Diresnarkoba Kombes Radiant, modus operandi dalam permasalahan ini merupakan terdakwa H. S mengaku ditugaskan oleh seorang bernama Miami alias Meter buat bawa narkotika ke Bali.
“ Kalau ia mengambil benda tersebut atas suruhan Meter di suatu hotel di Brazil buat dibawa ke Bali,” ungkap ia.
Radiant menyebut, terdakwa belum menerima bayaran apa juga.“ Sebab ia menyangka jadi cuma bawa benda, nanti pada dikala telah hingga benda itu baru diberikan upah,” imbuhnya.
Dalam peredarannya, kedudukan terdakwa cumalah sebatas kurir. Rencananya, H. S hendak menyerahkan benda haram tersebut kepada Meter yang keberadaannya di daerah Bali serta masih diselediki lebih lanjut.
Tidak hanya kokain, polisi ikut mengamankan benda fakta pendukung berbentuk satu tas ransel gelap merk CAT, satu lembar custom declaration, satu lembar boarding pass, dan satu unit telepon genggam iPhone 11 warna putih.
Situs Indocair yang resmi dan penuh kesempatan menang hari ini!

