Sandiwara Gembong 214KG – Suatu insiden pelarian tahanan yang dramatis terjalin di Majelis hukum Negara( PN) Lubuk Pakam. Syalihin GP alias Lihin( 39), gembong 214 kilogram ganja nekat melarikan diri sesaat sehabis menempuh sidang pada Selasa( 27/ 1/ 2026).
Kejaksaan Negara (Kejari) Deli Serdang saat ini tengah melaksanakan pengejaran besar- besaran terhadap tersangka yang diprediksi sudah merancang aksi nekatnya tersebut.
Kronologi Sandiwara Gembong 214KG Yang Melarikan Diri
Kasi Pidum Kejari Deli Serdang, Jenda Riahta Silaban, menarangkan kalau peristiwa ini bermula dekat jam 14. 28 Wib. Dikala itu, petugas lagi memindahkan 10 tersangka terakhir buat kembali ke Lapas Lubuk Pakam. Tetapi, dikala proses pemindahan ke mobil tahanan, suasana tiba- tiba ricuh.
Syalihin tiba- tiba memberontak serta menarik paksa borgol yang mengikat tangannya dengan tersangka lain.
Tarikan kokoh tersebut membuat rekannya terjatuh serta hadapi luka- luka. Dalam kekacauan tersebut, Syalihin sukses membebaskan diri dari kuncian borgol serta langsung melesat ke arah luar zona majelis hukum.
Baca Juga : Aksi Perawat Selundupkan Pil Koplo Ke Lapas Lumajang
Bersumber pada rekaman Kamera pengaman majelis hukum, pelarian ini diprediksi kokoh mengaitkan pihak luar. Syalihin tidak berlari tanpa arah, melainkan langsung mengarah 2 orang yang telah bersiaga di luar gerbang.
” Nampak terdapat 2 orang menunggu. Satu memakai sepeda motor KLX gelap serta satu lagi memakai Beat putih. Tersangka langsung dibonceng oleh pengendara motor Beat putih tersebut,” ungkap Kasi Intel Kejari Deli Serdang, Kamis( 29/ 1/ 2026).
Sampai dikala ini, Regu Pengawalan serta Pengamanan Tahanan( Waltra) bersama aparat kepolisian terus menyisir lokasi- lokasi yang diprediksi jadi tempat persembunyian Syalihin.
Kejari Deli Serdang menegaskan kalau koordinasi dengan bermacam stakeholder terus diperketat supaya gembong ganja ini lekas tertangkap kembali.
Situs Rajabotak yang resmi dan penuh kesempatan menang hari ini!

