Protes Arda Guler Saat Real Madrid vs Paschuca
Indocair

Protes Arda Guler Saat Real Madrid vs Paschuca

Protes Arda Guler Saat Real Madrid vs Paschuca. Arda Guler menampilkan perilaku menarik dikala keluhan pada wasit di laga Real Madrid vs Paschuca di Piala Dunia Antarklub 2025, Senin( 23/ 6) pagi Wib. Real Madrid menang dengan skor 3- 1 pada duel yang diselenggarakan di Stadion Bank of America tersebut.

Madrid wajib bermain dengan 10 pemain semenjak menit ke- 7 sehabis bek tengah Raul Asencio menemukan kartu merah langsung dari wasit asal Brasil, Ramon Abatti.

Insiden tersebut terjalin kala Asencio melanggar Salomon Rondon yang telah berlari leluasa serta tinggal berhadapan dengan kiper Andriy Lunin. Abatti memperhitungkan Asencio selaku last man, sehingga kartu merah diberikan tanpa ragu.

Keputusan ini langsung menuai keluhan dari para pemain Real Madrid. Tetapi, di antara banyaknya ekspresi emosi serta ketidakpuasan, terdapat satu respon yang menarik atensi: Terdapat keluhan pendek dari Arda Guler.

Keluhan 3 Kata ala Arda Guler

Arda Guler, yang jadi starter pada laga ini, tidak melayangkan keluhan emosional semacam rekan- rekannya. Pemain muda asal Turki itu malah menampilkan metode yang tenang, elok, tetapi senantiasa tegas. Dia mendatangi wasit Ramon Abatti serta cuma melontarkan 3 kata:“ Apakah Kamu percaya?”

Abatti juga menanggapi tanpa ragu,“ Ya.”

Tidak terdapat perdebatan panjang. Guler menerima jawaban itu dengan kepala tegak, kemudian mengatakan,“ Baik,” sambil berjalan menghindar. Keluhan berakhir. Tidak terdapat tekanan lebih, tidak terdapat keributan.

Di tengah tensi besar serta keputusan wasit yang dapat diperdebatkan, gelandang berumur 20 tahun senantiasa mengendalikan perilakunya. Metode ia berbicara dengan wasit jadi contoh sempurna. Terlebih, bila wasit galat, terdapat VAR yang dapat menganulir kartu merah itu.

Raul Asencio Buat Kesalahan

Raul Asencio senantiasa buat kesalahan dalam laga Real Madrid di Piala Dunia Antarklub 2025. Kiper Thibaut Courtois beri peringatan ke bek berumur 22 tahun itu.

Madrid sukses mengalahkan Pachuca 3- 1 di Bank of America Stadium dalam matchday kedua Tim H, Senin( 23/ 5/ 2025) dini hari Wib. Los Blancos sanggup menang walaupun telah tampak dengan 10 orang semenjak menit ketujuh.

Asencio diganjar kartu merah langsung sebab menarik Salomon Rondon. Hukuman itu jadi normal diberikan sebab Asencio jadi orang terakhir saat sebelum Rondon berhadapan dengan kiper.

Protes Arda Guler Saat Real Madrid vs Paschuca
Indocair

Ini sekalian menunjukkan kesalahan kedua kalinya dari Asencio sepanjang ajang Piala Dunia Antarklub 2025. Ia lebih dahulu menimbulkan El Real diganjar hadiah penalti dalam laga melawan Angkatan laut(AL) Hilal yang tuntas 1- 1.

” Telah 2 pertandingan serta 2 kali kesalahan yang sama. Bisa jadi itu kesalahan yang sangat ringan, namun kami wajib sedikit lebih pintar,” kata Courtois kepada DAZN.

Menang Perdana Real Madrid

Real Madrid meraih kemenangan perdana mereka di dasar asuhan Xabi Alonso dalam laga kedua Piala Dunia Antarklub 2025.

Walaupun bermain dengan 10 pemain nyaris selama pertandingan, Los Blancos sukses mengalahkan Pachuca dengan skor 3- 1 di Bank of America Stadium, Charlotte, Senin( 23/ 6) dini hari Wib.

Kemenangan ini jadi penyegar keyakinan diri sehabis lebih dahulu Madrid cuma bermain imbang 1- 1 melawan Angkatan laut(AL) Hilal. Tetapi, jalur mengarah 3 poin bukanlah lembut.

Baru 7 menit berjalan, bek muda Raul Asencio harus menerima kartu merah langsung sehabis menjatuhkan Salomon Rondon di luar kotak penalti.

Wasit Ramon Abatti Abel tidak ragu menampilkan kartu merah sebab pelanggaran tersebut jelas membatasi kesempatan berhasil.

Kemenangan Meyakinkan Real Madrid

Dengan bermain cuma dengan 10 orang, Alonso terpaksa mengganti strategi. Tetapi, alih- lah runtuh, Los Blancos malah bangkit.

Jude Bellingham membuka keunggulan di menit ke- 23 dengan penyelesaian matang sehabis menggunakan umpan terobosan dari Vinicius Jr. Tidak lama berselang, Arda Guler menggandakan keunggulan melalui tembakannya yang susah diduga kiper Pachuca.

Merambah babak kedua, Madrid senantiasa mendominasi walaupun bermain dengan formasi lebih defensif. Fede Valverde membenarkan kemenangan di menit ke- 82 saat sebelum Pachuca mencetak berhasil penghiburan di masa injury time.

Baca juga: Trent Alexander-Arnold Tuai Pujian

Peringatan Keras Alonso buat Asencio

Walaupun mencapai kemenangan, Alonso tidak ingin mengabaikan kesalahan parah Asencio. Pelatih asal Spanyol itu membagikan teguran halus tetapi tegas kepada bek mudanya.

” Aku hendak berdialog dengan Raul( Asencio). Ia wajib belajar dari pengalaman ini,” ucap Alonso dalam konferensi pers pascalaga.

” Tidak boleh melaksanakan kesalahan semacam itu, paling utama di dini pertandingan. Ia masih muda, ini pelajaran berharga buat masa depannya.”

Dengan hasil ini, Madrid sedangkan mengetuai Tim H. Mereka hendak mengalami RB Salzburg pada 27 Juni di Philadelphia dalam laga penentuan siapa yang lolos ke babak selanjutnya. Mainkan permainan sportsbook bersama Indocair situs gaming online depo mudah dan cepat hari ini!

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *