Pembuatan STNK Dan BPKB – Direktorat Reserse Kriminal Universal Polda Kalimantan Selatan( Ditreskrimum Polda Kalsel). Telah menyita lebih dari 20. 000 lembar STNK serta BPKB palsu dari sindikat pemalsuan dokumen kendaraan yang beroperasi lintas provinsi. Apalagi, sindikat ini pula menjual kendaraan dengan memakai STNK palsu serta BPKB palsu.
“Terdapat 6 terdakwa ditangkap dengan tiap- tiap kedudukannya dalam melayani pembuatan notice pajak kendaraan tercantum pembuatan BPKB sampai pemasaran mobil,” kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan di Banjarbaru, Kamis( 19/ 2/ 2026).
Kronologi Terungkapnya Pembuatan STNK Dan BPKB Palsu Oleh Kepolisian
Terungkapnya permasalahan itu bermula dari laporan warga. Kala mau membayar pajak kendaraan bermotor ke Samsat, nyatanya tidak dapat dicoba lantaran STNK palsu.
Direktur Reserse Kriminal Universal Polda Kalsel Kombes Pol Frido Situmorang memerintahkan Kasubdit 3 Jatanras Kompol Dedy Yudanto melaksanakan penyelidikan.
Hasil penelusuran Regu Opsnal Subdit 3 Jatanras” Macan Kalsel”, mengalami terdapatnya sindikat pembuatan STNK palsu. Sehabis didalami riwayat transaksinya dikendalikan dari Jawa Tengah. Awal mulanya, 2 orang sukses ditangkap di Kalsel. Ialah FN serta SF.
Baca Juga : Pria Tembak Rumah Kontrakan Kekasih Karena Tak Bisa Bertemu
Dari keduanya, Polisi sukses menangkap 4 terdakwa yang lain RY, RB, KT serta BD di daerah Jateng. Polisi menyita benda fakta puluhan ribu lembar dokumen kendaraan palsu beserta perlengkapan cetaknya.
Kapolda membenarkan anggota masih melaksanakan pengembangan berkoordinasi dengan Bareskrim dan Polda- Polda yang lain yang terpaut daerah pemasaran dari sindikat ini.
Untung Rp 100 Juta per Bulan
Frido meningkatkan terdapat 20 mobil disita dari pengungkapan permasalahan ini dengan tarif dikenakan pelakon buat notice pajak Rp 800 ribu serta pembuatan BPKB Rp 4. 500. 000.
” Keuntungan yang didapat sindikat ini menggapai Rp100 juta per bulan serta sudah melaksanakan aksinya semenjak 2017,” ucapnya didampingi Wadirreskrimum Polda Kalsel AKBP Diaz Sasongko.
Dari hasil penjelasan sedangkan pelakon mereka sudah memasarkannya di daerah Pulau Jawa serta Bali dan Kalimantan. Kapolda mengimbau warga supaya membenarkan keaslian STNK serta BPKB kala membeli kendaraan bermotor dengan mengeceknya ke Samsat. Sehingga tidak jadi korban penipuan dari modus kejahatan semacam ini.
Situs Pausempire yang resmi dan penuh kesempatan menang hari ini!

