Gunung Semeru Tiga Kali – Tubuh Geologi mencatat paling tidak terjalin 3 kali erupsi di Gunung Semeru dalam satu hari, Selasa( 10/ 3/ 2026). Warga diimbau buat mewaspadai kemampuan awan panas serta aliran lahar pada batasan radius tertentu.
Bagi laporan petugas dari pos pengamatan, erupsi gunung api yang terletak di Jawa Timur itu tercatat pada jam 10. 06 Wib, 18. 07 Wib serta 18. 21 Wib. Besar kolom abu teramati menggapai 500- 1. 000 m dari atas puncak.
Gunung Semeru Tiga Kali Erupsi Kata Kepala Lana Saria
“Dikala ini, status Gunung Semeru terletak pada status Tingkat III( Siaga),” kata Kepala Tubuh Geologi Lana Saria kepada wartawan di Bandung, dilansir Liputan6. com.
Tubuh Geologi juga mengantarkan beberapa saran atas pertumbuhan kegiatan vulkanik di gunung tersebut. Merujuk saran terakhir pascaerupsi, mayarakat tidak melaksanakan kegiatan apapun di zona tenggara di selama Besuk Kobokan, sepanjang 13 kilometer dari puncak( pusat erupsi).
Baca Juga : Penemuan Mayat Dalam Tumpukan Pakaian Bertaburkan Kopi
Warga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Area tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar.
Material vulkanik diperkirakan dapat meluncur hingga jarak 17 kilometer dari puncak Gunung Semeru.
Selain itu, warga juga diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Wilayah tersebut rawan terhadap lontaran batu pijar saat terjadi erupsi.
Masyarakat juga diimbau mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar. Ancaman tersebut dapat terjadi di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.
Beberapa daerah yang perlu diwaspadai antara lain Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Potensi aliran lahar juga dapat terjadi di sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan.
Situs Rajabotak yang resmi dan penuh kesempatan menang hari ini!

