Gunung Dukono Erupsi – Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali erupsi dahsyat pada Rabu sore( 15/ 4/ 2026), jam 15. 42 Waktu indonesia timur(WIT). Laporan Pusat Vulkanologi serta Mitigasi Bencana Geologi( PVMBG) mengatakan, besar kolom letusan Gunung Dukono teramati menggapai 2. 500 m di atas puncak, ataupun dekat 3. 587 m di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati bercorak kelabu dengan keseriusan tebal ke arah timur laut serta timur. Dikala laporan ini terbuat, erupsi masih berlangsung.
Petugas Pos Pantau Gunung Dukono Sarjan mengimbau warga serta turis yang terdapat di dekat Gunung Dukono buat tidak beraktifitas, mendaki, serta mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
” Senantiasa sajikan masker,” imbaunya.
Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjalin serta sebaran abu menjajaki arah serta kecepatan angin, sehingga zona landaan abunya tidak senantiasa, hingga direkomendasikan supaya warga di dekat Gunung Dukono buat senantiasa sediakan masker/ penutup hidung serta mulut buat digunakan pada dikala diperlukan guna menjauhi ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem respirasi.
Selama 2026, Gunung Dukono tercatat telah meletus sebanyak 49 kali. Sampai hari ini, Rabu, 15 April 2026, jam 17. 11 Wib, Gunung Dukono masih berstatus Waspada( Tingkat II).
Baca Juga : Polisi Senior Diduga Melakukan Penganiayaan Terhadap Junior
Kegiatan Gunung Dukono
bersumber pada informasi PVMBG, bagi hasil pemantauan selama Selasa( 14/ 4/ 2026), periode jam 00. 00- 24. 00 Waktu indonesia timur(WIT), Gunung Dukono hadapi sebanyak 96 kali gempa Letusan/ Erupsi dengan amplitudo 6- 34 milimeter, serta lama gempa 34. 05- 107. 48 detik, setelah itu 5 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 6- 34 milimeter, S- P 13. 03- 47 detik serta lama gempa 81. 89- 114. 77 detik, kemudian 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 1- 4 milimeter, dominan 2 milimeter.
Situs Empire88 yang resmi dan penuh kesempatan menang hari ini!

