Alur Cerita WNA Jerman – Kantor Daerah Direktorat Jenderal Imigrasi Lampung menguak penindakan terhadap seseorang masyarakat negeri asing( WNA) asal Jerman yang jadi korban kebakaran di Tanjakan Rawas, Kabupaten Pesisir Barat, Senin( 6/ 4/ 2026) dinihari.
Kepala Kantor Daerah Imigrasi Lampung, Nur Raisha Pujiastuti, mengantarkan belasungkawa mendalam atas peristiwa tragis tersebut. Dia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam mengalami bencana ini.
“ Pertama- tama kami ikut berduka cita yang sedalam- dalamnya atas wafatnya korban. Mudah- mudahan keluarga diberikan kekuatan,” ucap Nur Raisha, Jumat( 10/ 4).
Dari hasil pendataan serta verifikasi yang dicoba regu Unit Kerja Kantor Imigrasi( UKK) Krui, korban dikenal bernama Helene Vera Otto( 92), masyarakat negeri Jerman kelahiran Berlin tahun 1934.
” Korban tercatat selaku pemegang Izin Tinggal Terbatas( ITAS) yang masih berlaku. Dia tinggal di daerah Kampung Jawa, Pesisir Tengah, dengan penjamin atas nama Yunani Oktavia Kellotat,” sebutnya.
Baca Juga : Pengemudi Mobil Tewas Tertimpa Pohon Tumbang Di Bandung
Alur Cerita WNA Jerman Tewas Terbakar Karena Dugaan Korsleting
Bersumber pada data di posisi peristiwa, lanjut Raisha, kebakaran diprediksi dipicu korsleting listrik di rumah korban dekat jam 03. 30 Wib. Api dengan kilat membengkak sampai susah dikendalikan.
Seseorang saksi yang ialah menantu korban pernah berupaya menyelamatkan sehabis mendengar suara dari kamar korban. Tetapi nahas, kobaran api telah terlanjur meluas.
Ia mengantarkan, regu Imigrasi pula sudah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Jerman di Jakarta lewat staf bernama Gregory guna membenarkan penindakan lanjutan terpaut status kewarganegaraan korban.
Tidak hanya itu, komunikasi dengan keluarga korban di luar negara difasilitasi lewat sambungan video call.
Atas permintaan keluarga, jenazah korban tidak dicoba autopsi. Anak kandung korban sudah menandatangani pesan statment formal serta memohon supaya almarhumah dimakamkan secara layak.
Dimakamkan
Jenazah setelah itu dimakamkan di Tempat Pemakaman Universal( TPU) spesial Nasrani di Kampung Jawa, yang lokasinya tidak jauh dari kediaman korban.
Raisha menegaskan, grupnya hendak terus membenarkan proteksi serta pemenuhan hak administrasi keimigrasian untuk masyarakat negeri asing di daerah Lampung senantiasa berjalan cocok prosedur, tercantum dalam keadaan darurat.
“ Kami berkomitmen membagikan proteksi optimal kepada WNA, apalagi dalam suasana bencana semacam ini,” tandasnya.
Situs Abangempire yang resmi dan penuh kesempatan menang hari ini!

